Kaligrafi tsuluts seringkali dibuat melingkar atau membulat. Komposisi melingkar ini sangat populer dengan sebutan khat mudawwar atau khat dairi. (dalam Bahasa Arab ditulis خط مدور / خط دائري ). Berasal dari kata dairah yang bermakna lingkaran. Seringkali digunakan untuk merancang dekorasi kubah masjid, hiasan dinding, logo, atau piringan kaligrafi.
Berikut ini beberapa contoh karya kaligrafi tsuluts mudawwar yang kami pilihkan untuk pembaca :
1. Para Pemuda Penghuni Goa
Karya pertama yang akan ditampilkan adalah kaligrafi Al-Qur'an Surah Al-Kahfi ayat 10-13 menceritakan Ashabul Kahfi.
![]() |
| Al-Kahfi ayat 10-13 |
Pada kaligrafi ini ada dua bagian. Yang pertama ditulis dengan tinta berwarna hitam dan yang kedua ditulis dengan tinta berwarna merah.
Cara membacanya:
Dimulai dari bagian yang hitam. Bagian ini berisi Surah Al-Kahfi ayat 10-11. Baca dari bagian atas sebelah kanan, dimulai dengan قال الله تعالي
Dilanjutkan dengan Firman Allah :
إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا (10)
فَضَرَبْنَا عَلَىٰ آذَانِهِمْ فِي الْكَهْفِ سِنِينَ عَدَدًا (11)
Kemudian kita baca bagian yang berwarna merah, ayat ke 11-12. Dimulai dari arah yang sama, yaitu bagian atas kanan:
ثُمَّ بَعَثْنَاهُمْ لِنَعْلَمَ أَيُّ الْحِزْبَيْنِ أَحْصَىٰ لِمَا لَبِثُوا أَمَدًا (12)
Kemudian tepat dibagian bawah tengah, kita baca bagian yang berwarna merah :
نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُم بِالْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى (13)
Untuk lingkaran bagian atas, diambil dari huruf ي dari kata أي kemudian alif bengkok ى dari kata هُدًى . Untuk lingkaran merah bagian bawah yang bagian atasnya dibuat berjalin jalin adalah alif bengkok dari kata أحصى .
Siapa Penulisnya ?
Sayangnya tidak ada keterangan mengenai siapa penulisnya. Dalam karya tersebut tidak saya temukan tauqi' (tanda tangan0 nya. Hanya tertera tahun 1441
--<((oo0oo))>--
2. Konsistensi Ucapan dan Perbuatan
Berikut ini karya yang sangat indah. Kaligrafi Surah As-Saff ayat 2–5. Tentang keutamaan sifat jujur antara kata dan perbuatan serta keteguhan dan kesatuan dalam mempertahankan kebenaran.
![]() |
| Surah As-Saff ayat 2–5 |
Kaligrafi bagian atas, tidak berbentuk lingkaran berisi Q.S Shaff ayat 2 yang berbunyi :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ (2)
Selanjutnya adalah bagian yang melingkar.
Cara membacanya:
Mulai dari bagian berwarna hitam sebelah kanan atas sampai kekiri atas. Bagian ini berisi Surah Shaff ayat 3-4:
كَبُرَ مَقْتًا عِندَ اللَّهِ أَن تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ (3) إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُم بُنْيَانٌ مَّرْصُوصٌ (4)
Kemudian ke kaligrafi utama berwarna hijau. Tepat di bagian bawah tengah, dimulai penulisan Surah Shaff ayat 5 :
وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ لِمَ تُؤْذُونَنِي وَقَد تَّعْلَمُونَ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ
Terus berputar sampai lingkaran penuh.
Dilanjutkan dengan kaligrafi bagian bawah, berisi potongan terakhir ayat 5 :
فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ ۚ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ (5)
Untuk lingkaran bagian atas, diambil dari huruf ي dari kata تُؤْذُونَنِي . Untuk lingkaran hijau bagian bawah diambil dari huruf ي dari kata أني .
Siapa Penulisnya ?
Sayangnya tidak ada keterangan mengenai siapa penulisnya. Dalam karya tersebut tidak saya temukan tauqi' (tanda tangan) nya.
--<((oo0oo))>--
3. Al-Asmaul Husna
Berisi rangkaian al-asmaul husna yang sebagian isinya terdapat pada surat al-Hasyr ayat 23. Hanya saja ini bukan ayat tersebut.
![]() |
| Al-Asmaul Husna |
Cara membacanya:
Bagian tengah tertulis :
اللَّهُ جَلَّ جَلَالُه
Kemudian bagian melingkar kita baca mulai dari basmalah. Kemudian asmaul husnanya. Secara lengkap, bila dibaca seluruhnya :
بِسْمِ اللَهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ . اللَّهُ جَلَّ جَلَالُهُ الرَّحْمَنُ الرَّحِيْمُ الْمَلِكُ الْقُدَّوْسُ السَّلاَمُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيْزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ الْخَالِقُ الْبَارِي الْمُصَوِّر .
Kemudian garis melingkarnya diambil dari huruf ي dari kata الباري
Siapa Penulisnya ?
4. Masya Allah
Kaligrafi yang indah berikut ini berisi ayat وإن يكادوا yang sering ditulis dalam seni kaligrafi. Bagian tengahnya tertulis ما شاء الله dengan titik tiga sejajar.
![]() |
| Masya Allah dan Al-Qolam ayat 51 |
Kaligrafi tsuluts dengan bagian utama tertulis مَا شَاءَ اللَّه yang dibuat melingkar. Kemudian dibagian luarnya dikelilingi basmalah dan Surah Al-Qolam ayat 51 berbunyi :
وَإِن يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُ لَمَجْنُونٌ (51)
Siapa Penulisnya ?
Ditulis oleh Cemali Özgündüz, seorang kaligrafer kontemporer asal Turki
5. Keutamaan Ali r.a Disisi Nabi
Siyah Mashq (dalam Bahasa Arab ditulis سياه مشق )
This Blog/Web Site
Siyah Mashq (dalam Bahasa Arab ditulis سياه مشق )
This Blog/Web Site
Siyah Mashq (dalam Bahasa Arab ditulis سياه مشق )
===============================
(Kasidah Ad-Dimyati Tulisan Kaligrafer Hasan Ridho) originally posted by Seni Kaligrafi Islam. Artikel ini ditulis dengan memperhatikan sumber sumber yang tercantum dibawah ini :
This Blog/Web Site is made for educational purposes only as well as to give you general information. All materials are properties of their respective owners If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible
Situs web/blog ini dibuat semata-mata untuk tujuan pendidikan serta memberikan informasi umum. Seluruh materi adalah milik dari pemilik haknya masing-masing. Apabila Anda adalah pemegang hak cipta atas berkas/gambar ini dan tidak berkenan untuk ditampilkan di situs kami, silakan hubungi kami, dan kami akan segera menghapusnya.
please contact us : subhi.link@gmail.com

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)