Kaligrafi, tidak hanya berfungsi sebagai karya seni saja. Dalam sejarah kaligrafi (khatt) tidak hanya hidup di dalam mushaf Al-Qur'an, dinding-dinding masjid, atau naskah-naskah kitab klasik. Ia juga digunakan sebagai tulisan resmi untuk dokumen kenegaraan.
Kekaisaran Utsmaniyah (Ottoman Empire) berhasil membawa estetika tulisan tangan ini ke tingkat yang lebih tinggi dengan menjadikannya sebagai identitas visual resmi pada dokumen keuangan negara, seperti uang kertas (evrak-ı nakdiye) dan surat utang/obligasi publik (Düyūn-ı 'Umūmiyye). Bahkan tulisan kaligrafi diwani sempat menjadi tulisan yang dirahasiakan oleh pemerintah.
Berikut ini adalah peninggalan dokumen perbankan dan moneter Kekaisaran Utsmaniyah dari era Perang Dunia I (sekitar tahun 1331–1332 Hijriah / 1915–1916 Masehi). Beberapa lembar mata uang dan surat utang. Kita akan melihat bagaimana fungsi ekonomi berpadu harmonis dengan mahakarya seni seni rupa Islami.
Dalam dokumen tersebut kita melihat keindahan Tughra sebagai stempel resmi Sultan Utsmaniyah. Tughra bukan sekadar tanda tangan, melainkan sebuah komposisi kaligrafi yang sangat rumit. Kemudian kita melihat tulisan tsuluts dan kaligrafi dekoratif Diwani Jaly dibagian tengah berisi beberapa keterangan dalam bahasa Turki.
Keterangan Gambar (hasil analisa Chat GPT, bisa jadi mengandung kesalahan) :
Gambar tersebut adalah uang kertas Kesultanan Utsmaniyah (Ottoman Empire). Lebih tepatnya, ini adalah 5 Piastres / 5 Kuruş, terbitan tahun 1331 Rumi = 1915 M, pada masa Sultan Mehmed V Reşad. Katalog numismatik mencatatnya sebagai 5 Piastres, Law of 22 December RC1331, Pick #79.
- Bagian atas adalah Tughra Sultan Mehmed V Reşad
- Dibawah Tughra, kaligrafi tsuluts berbunyi : دولت عالیه عثمانیه (Devlet-i Âliyye-i Osmâniyye) yang berarti “Kesultanan Utsmaniyah yang Mulia.”
- Bagian kanan dan kiri adalah nilai mata uang 5 Piastres / 5 Kuruş . Ditulis dengan khat riq'ah
- Kemudian keterangan tanggal, bulan dan tahun menggunakan khat ijazah atau rayhani berbunyi ٢٢ كانون الأول ١٣٣١ تاريخلى قانون موجبنجه yang artinya : “Berdasarkan undang-undang yang bertanggal 22 Desember 1331.”
- Selanjutnya deretan kaligrafi diwani jaly yang indah dibagian tengah tertulis : قارشولغى تماما توديع ايدلمش بش غروشلق ورقه نقديه (Uang kertas lima kuruş yang nilai penutup/jaminannya telah sepenuhnya disediakan.)
- Selanjutnya beberapa baris dalam khat riq'ah yang tidak bisa kami identifikasi tulisannya.
Contoh contoh beberapa dokumen :
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Terdapat garis-garis cetak halus (guilloche) yang rumit yang berfungsi sebagai pengaman dari pemalsuan uang.
Semoga bermanfaat. Terima kasih
===============================
(Intip Keindahan Kaligrafi Pada Dokumen Kuno Peninggalan Kekaisaran Utsmaniyah) originally posted by Seni Kaligrafi Islam. Artikel ini ditulis dengan memperhatikan sumber sumber yang tercantum dibawah ini.
- File dari Telegram
This Blog/Web Site is made for educational purposes only as well as to give you general information. All materials are properties of their respective owners If you own the copyright to this file/image and you do not wish it be included on our website, please contact us and we will remove it as soon as possible
Situs web/blog ini dibuat semata-mata untuk tujuan pendidikan serta memberikan informasi umum. Seluruh materi adalah milik dari pemilik haknya masing-masing. Apabila Anda adalah pemegang hak cipta atas berkas/gambar ini dan tidak berkenan untuk ditampilkan di situs kami, silakan hubungi kami, dan kami akan segera menghapusnya.
please contact us : subhi.link@gmail.com










