1/23/15

Ironi Kaligrafi : Melukis Dengan Bulu Babi

malipoh.blogspot.com

Pernah memperhatikan kuas untuk menulis kaligrafi ? Kalo belum coba dilihat lagi. Mungkin anda mendapati tulisan PURE BRISTLE disitu. Harian Republika pernah memuat investigasi tentang masalah kuas untuk membuat kue yang bertuliskan Pure Bristle. Menurut harian ini, kuas tersebut terbuat dari BULU BABI (sayangnya kami tidak berhasil menemukan arsip koran tersebut).

Bristle sendiri artinya bulu. . Dalam dunia perkuasan, bila diatas kuas itu tertera tulisan "pure bristle" atau 100% bristle, maksudnya adalah kuas tersebut bukan kuas sintetis yang terbuat dari nylon, melainkan dari bulu binatang asli entah itu babi atau musang, atau  kambing atau kuda. Tetapi kebanyakan kuas yang beredar di Indonesia berasal dari China dan dapat dipastikan terbuat dari bulu BABI HUTAN (boar bristle), karena babi hutan menghasilkan bulu terbaik untuk membuat kuas. Beberapa merek terkenal dengan jelas jelas mencantumkan bahwa produk mereka adalah 100% boar bristle. 
Bulu babi hutan memang lebih tebal dan lebih kuat daripada bulu musang, tetapi tidak sama kelenturannya. Produsen lebih senang menggunakan bulu babi hutan daripada musang karena dibeberapa negara musang dilindungi.
Biasanya produk bulu babi hutab ditemukan dalam bentuk :
  • Dibiarkan alami (mungkin berwarna kuning atau coklat atau bahkan abu-abu) 
  • Diberi pemutih  (bleach) 
  • Diwarnai menyerupai musang 
www.bruceonshaving.com
    Waah..bagaimana ini. ......... Ketergantungan kita pada kuas non sintetis sangat besar. Mulai dari pengecatan rumah, merias wajah, cukur rambut sampai pembuatan kue menggunakan kuas seperti ini. Bisa najis semua...semoga Allah mengampuni kita. 
    Konsumen Indonesia terutama yang muslim sangat tidak terlindungi. Berbeda dengan di Malaysia yang sudah mencantumkan "TIDAK HALAL/NON HALAL" pada produk sikat atau kuas bulu babi. 
    Untuk Kaligrafi, sebenarnya lebih banyak pilihan alat. Hanya saja penggunaan kuas juga sangat dominan. Sebaiknya teman teman kaligrafer lebih berhati hati. Tentu sangat ironi sekali melukis keindahan nama nama Allah dengan kuas bulu babi hutan yang jelas jelas barang najis. Kuas sintetis atau kayu handam mungkin bisa jadi alternatif untuk menorehkan warna warni kaligrafi.

    Memang sangat sedikit info produk yang kita dapat dari produsen. Bagi yang memiliki info tambahan tentang masalah ini, mohon ikut berkomentar. Kami juga mengundang produsen atau supliyer untuk turut memberi penjelasan. Terima kasih, semoga Allah memberkati.